Pembalap-pembalap sepeda dari Iran ternyata masih tangguh mendominasi juara di event Speedy Tour d`Indonesia (STdI) 2009. Hal itu ditunjukkan oleh 2 Tim tangguh masing-masing pembalap utama Mehdi Sohrabi dan Ghader Mizbani dari Tabriz Petrochemical Team (TPT) dan Amir Zargari dari Azad University Pro Team (AUI). Ketiga pembalap tersebut praktis memborong semua gelar jersey. Baik gelar red polka dot jersey, green jersey dan yellow jersey.
Penghargaan dari semua jenis jersey itu semakin menyempurnakan club Tabriz di event penyelenggaraan Speedy Tour d`Indonesia tahun ini. Hal itu diakui sendiri oleh Manager dari Tabriz Petrochemical Team, Kazem Khatoun Abadi saat ditemui penulis di Banyuwangi menjelang pemberangkatan peserta STdI menuju etape 10, kemarin (2/12/2009).
“Dia, baik Mehdi maupun Ghader memang pemain andalan club kami,” tukas Kazem. “Kami merasa sangat puas atas hasil jerih payah dan prestasi yang diraihnya dalam event yang diselenggarakan oleh Telkom Speedy,” imbuh laki-laki dengan bahasa inggrisnya yang masih beraksen Arab.
Sebagai Manager, kazem sah-sah saja kalau dirinya bangga, karena buat dia, kemenangan Timnya adalah kemenangannya juga selaku Manager yang berhasil dengan baik mendirijeni tim tangguhnya.
Ketangguhan Tim dari Iran ini karena beberapa kali etape telah berhasil mengumpulkan point hingga akhirnya memborong gelar terhormat. Simak saja, pada etape 9 Mehdi Sohrabi dari TPT telah mengumpulkan 20 point untuk kategori red polka dot jersey (raja tanjakan), Amir Zargari dari AUI 20 point dan Ghader Mizbani dari club yang sama dengan Mehdi Sohrabi berhasil mengumpulkan 15 point.
Bahkan, di kategori yellow jersey, Tim dari TPT berhasil memborong semua gelar jaket kuning yang disediakan oleh Panitia. Antara lain Mehdi Sohrabi dengan catatan waktu 28 jam 20 menit 6 detik, Ghader Mizbani 28 jam 22 menit 33 detik dan Andrey Mizuroj 28 jam 25 menit 26 detik. Pada etape 9 ini hasil rekap Tim Juri yang didatangkan dari Korea ini menasbihkan club Iran Tabriz Petrochemical Team dan Azad University Pro Team dan kemudian disusul club dari Yogjakarta.
Namun untuk gelar green jersey kategori sprint, selain pembalap dari Iran Mehdi Sohrabi dengan 21 point, muncul nama Nor Rizwan Zainal pembalap dari Malaysia yang berhasil mengumpulkan 10 point dan Fatahillah Abdullah dari Indonesia menorehkan 8 point.
Penganugerahan beberapa gelar jersey oleh pembalap di event STdI pada etape 9 di Banyuwangi kemarin, di antaranya diserahkan oleh ketua ISSI Banyuwangi MH Thamrin. Keempat pembalap tersebut; Mehdi Sohrabi dari Tabriz Petrochemical Team (TPT) dan Amir Zargari dari Azad University Pro Team (AUI), pembalap Nor Rizwan Zainal dari Malaysia dan pembalap Hari Fitrianto dari Indonesia. Mereka menerima sekaligus mengenakan udeng (tutup kepala tradisional khas banyuwangi, red) dari pihak ISSI, Telkom dan Pemkab setempat di atas panggung kehormatan STdI.
Terkait dengan gelar red & white jersey , red polka dot jersey, green jersey dan yellow jersey, menurut Chief Judge Speedy Tour d` Indonesia 2009, Daryadi Satmoko yang dibacakan oleh MC dari ISSI Pusat Eva, mengatakan, Keempat pembalap kelas internasional tersebut dinyatakan oleh juri karena telah berhasil menyisihkan 50 pembalap lainnya.
“Dalam perjalanan menuju tiap-tiap etape, ada titik-titik yang harus diperebutkan oleh pembalap dalam mengumpulkan point. Baik itu jenis Sprint atau tanjakan.” tukas Daryadi. “Point-point itulah yang dikumpulkan dari etape 1 sampai etape 9 oleh pembalap hingga ia memperoleh gelar terhormat.” tandas Daryadi.***(Okin)
By : Luruk.net
Follow My Blog
Live Traffic
Recent Visitors
Pembalap Iran Borong Gelar di STdI 2009
Jumat, 04 Desember 2009
Diposting oleh Nich Imam di 22.56
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar